1.1 Data Akun
- Nama lengkap dan alamat email saat registrasi
- Foto profil (opsional, dari Google OAuth jika digunakan)
- Password dalam bentuk hash terenkripsi (tidak pernah disimpan plain-text)
- Tanggal pendaftaran dan riwayat login
1.2 Data Channel & Konten
- Nama channel, niche, platform target yang Anda konfigurasi
- Script, narasi, hashtag, dan metadata konten yang di-generate
- File video dan audio yang dirender untuk konten Anda
- Riwayat publikasi dan status konten
1.3 Data Platform Sosial (OAuth)
Ketika Anda menghubungkan akun media sosial ke ContentMachine:
- YouTube: Kami menyimpan OAuth access token untuk mengunggah video ke channel YouTube Anda. Kami tidak membaca, mengubah, atau menghapus video yang sudah ada di channel Anda selain yang diunggah oleh ContentMachine.
- TikTok: Kami menyimpan access token untuk memposting video ke akun TikTok Anda. Kami tidak mengakses data pribadi, pesan, atau konten lain di akun TikTok Anda.
- Instagram: Kami menyimpan access token (long-lived, berlaku 60 hari) untuk memposting Reels ke akun Instagram Professional Anda. Kami tidak mengakses pesan, follower, atau data lain di akun Instagram Anda.
⚠️ Token OAuth disimpan terenkripsi di database kami. Anda dapat mencabut akses kapan saja melalui halaman pengaturan masing-masing platform atau dari dashboard ContentMachine.
1.4 Data Teknis
- Alamat IP dan informasi browser (untuk keamanan dan logging)
- Log aktivitas sistem (untuk debugging dan monitoring performa)
- Data penggunaan fitur (berapa video di-generate, channel aktif, dll.)
1.5 Data Pembayaran
- Riwayat transaksi dan status langganan
- Kami tidak menyimpan data kartu kredit atau rekening bank. Semua pembayaran diproses oleh Pakasir (payment gateway pihak ketiga) dengan standar keamanan PCI-DSS.